Tempat Dengan Intensitas Hujan Paling Besar Di Dunia !


Beberapa tempat didunia mempunyai curah hujan yang tinggi sehingga mempengaruhi kondisi sekitarnya. Tempat-tempat ini cenderung teduh setiap ketika sebab selain sering terkena air hujan tempat ini pun mempunyai banyak jenis flora yang membuatnya tetap teduh. 

Intensitas hujan yang tinggi juga menimbulkan tempat-tempat didunia ini selalu dalam keadaan basah. Tertarik untuk mengunjungi dan mengetahui lebih jauh mengenai tempat-tempat yang tergolong basah. 

Berikut ini merupakan 10 tempat terbasah didunia ! 

1. Mawsynram, Meghalaya, India


Rata-rata curah hujan setahun: 11,871 mm
Pemegang rekor sebagai tempat paling berair di dunia yakni Maysynram, terletak di Meghalaya, India. Lokasinya 15 km dari Cherrapunji. Penduduk di Mawsynram memakai rumput sebagai penahan bunyi hujan yang memekakkan indera pendengaran sepanjang trend hujan. Sepanjang trend hujan masyarakat yang tinggal di daerah ini akan selalu tersiram hujan tanpa henti. 

2. Cherrapunji, Meghalaya, India 


Rata-rata curah hujan setahun: 11,777 mm
ironisnya, meski menjadi tempat paling berair kedua di bumi, penduduk Cherrapunji menghadapi kekurangan air ketika tidak turun hujan. Entah apa yang terjadi, seharusnya kalau intensitas hujannya tinggi maka daerah Cherrapunji tidak akan kekurangan air. 

3. Tutendo, Colombia, Amerika Selatan 


Rata-rata curah hujan setahun: 11,770 mm
Tutendo, bukanlah sebuah tempat yang sangat populer di tempat Utara barat wilayah Kolombia di Amerika Selatan. Orang-orang di daerah ini mempunyai rumah yang kecil dan selalu ditutupi oleh lapisan anti-air. Selain dikenal sebagai tempat paling berair ketiga di planet bumi, tidak banyak yang diketahui oleh orang mengenai Tutendo. Kota yang paling erat yakni Quibdo (dalam gambar) juga mendapatkan curah hujan yang sangat tinggi.

4. Sungai Cropp, New Zealand 


Rata-rata curah hujan setahun: 11,516 mm
Sungai Cropp yakni sungai yang panjangnya hanya 9 km di New Zealand. Cuacanya sangat berbeda dengan lebih banyak didominasi wilayah New Zealand. Sungai ini mengalir ke arah timur sebelum berganung dengan Sungai Whitcombe. Sungai ini akan mendapatkan siraman air hujan yang tinggi ketika trend hujan tiba.  Selain populer dengan curah hujan yang tinggi daerah Sungai Cropp juga populer indah. 

5. San Antonio De Ureca, Pulau Bioko, Equatorial Guinea


Rata-rata curah hujan setahun: 10,450 mm
San Antonio De Ureca yakni tempat paling berair di Benua Afrika denga trend kering mulai dari November hingga Maret. Masyarakat di San Antonio De Ureca akan mengalami trend hujan yang mulai dari April-Oktober dengan intensitas siraman air hujan yang tinggi. Selain itu selama trend kering, wisatawan sanggup melihat kura-kura di pantai untuk bertelur. 

6. Debundscha, Cameroon, Africa 


Rata-rata curah hujan setahun: 10,299 mm
Desa Debundscha terletak di kaki Gunung Cameroon, puncak tertinggi di Afrika. Musimnya sangat bertolak belakang dengan benua Afrika yang kering sebab tempat ini mendapatkan curah hujan yang sangat tinggi. Selain curah hujan yang tinggi daerah Debundscha ini juga dikelilingi oleh bermacam-macam flora hujau yang rindang. 

7. Big Bog, Maui, Hawaii, Oseania


Rata-rata curah hujan setahun: 10,272 mm
Tempat lain di Hawaii, kepulauan Maui yakni pulau terbesar kedua di Hawaii. Keindahan tempat ini menciptakan pulau-pulaunya jadi tujuab wisata favorit. 

8. MT. Waialeale, Kauai, Hawaii, Oseania 


Rata-rata curah hujan setahun: 9,763 mm
Nama Gunung Waialeale berarti “air yang berlimpah”. Tanah di sana sangat gempur dan licin sehingga berjalan di tempat itu sangat sulit. Para peneliti yakin bahwa puncak itulah yang menciptakan daerah ini menerima curah hujan sangat tinggi. Daerah disekitar MT.Waialeale ini juga tampak ditutupi oleh kabut, sehingga daerah ini tampak sangat sejuk sekali. 

9. Kukui, Maui, Hawaii, Oseania 


Rata-rata curah hujan setahun: 9,293 mm
Puu Kukui merupakan puncak tertinggi dari Mauna Kahalawa, terletak di Hawaii. Puncak ini terbentuk dari gunung yang kalderanya terkena abrasi sehingga membentuk lembah lao. 

10. Emei Shan, Provinsi Sichuan, Tiongkok


Rata-rata curah hujan setahun: 8,169 mm
Gunung Emei yakni puncak tertinggi dari Empat Gunung Suci dari Agama Buddha dan mendapatkan curah hujan tertinggi di Tiongkok. Fenomena yang dsiebut "lautan awan" terjadi di tempat ini, merupakan gumpalan awan dua tingkat yang risikonya menurunkan hujan yang sangat banyak. Tempat ini juga menjadi UNESCO World Heritage Site pada 1996.

Nah, apakah anda tertarik untuk mengunjungi 10 tempat paling berair didunia tersebut ? Jika anda tertarik maka silahkan coba untuk mengunjunginya. Anda akan mencicipi pengalaman yang tak terlupakan kalau sanggup mengunjungi tempat-temat tersebut. 

Belum ada Komentar untuk "Tempat Dengan Intensitas Hujan Paling Besar Di Dunia !"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel